Backpacker, Jiwa Bebas Sang Petualang

Ku2h.comBackpacker adalah sebuah istilah yang lazim digunakan untuk setiap pelancong yang melakukan perjalanan, biasanya untuk berwisata, mengunjungi berbagai tempat baik didalam atau luar negeri secara mandiri atau tanpa menggunakan jasa sebuah agen travel dengan hanya membawa perbekalan secukupnya seperti pakaian, kantong tidur dan perlengkapan lain seadanya yang cukup untuk dibawa hanya dengan menggunakan sebuah tas ransel.

Backpacker Indonesia

Backpacker Indonesia

Menurut pendiri Komunitas Backpacker Dunia, Elok Dyah Messwati, seorang backpacker bisa disebut sebagai smart traveler karena mereka mengatur segala sesuatunya secara mandiri mulai dari mengatur jadwal, kegiatan perjalanan maupun budget. Seorang wisatawan beransel harus memiliki kemampuan untuk memanage keuangan mereka agar dapat mencukupi untuk mencapai seluruh destinasi destinasi yang ingin dikunjungi hingga saat kembali kerumah.

Untuk itulah diperlukan kecerdikan untuk menemukan celah agar mereka tidak sampai mengalami over budgeting. Para backpacking berpengalaman biasanya telah mengetahui trik tersendiri untuk mengatasi hal tersebut, semisal dengan membina hubungan sesama backpacker seperti yang terdapat pada KBD. Dengan demikian akan memungkinkan untuk mendapat fasilitas homestay atau penginapan secara gratis. Mereka pun tidak ragu untuk bermalam ditempat tempat umum semisal bandara, stasiun dan sebagainya dengan menggunakan sleeping bag.

Dari menjalin relasi sesama turis beransel ini biasanya akan terjadi pertukaran informasi berdasarkan pengalaman seperti tujuan wisata yang wajib dikunjungi, promo tiket atau penginapan yang murah, relasi yang biasa untuk menampung para backpacking ini hingga adat atau kebiasaan masyarakat setempat. Para Backpacker juga cenderung lebih terbuka dan berpikiran positif terhadap penduduk lokal ditempat yang mereka datangi.

Namun ditambahkan oleh Elok, dengan bersifat hemat bukan berarti mereka mempersulit diri sendiri seprti memaksakan diri untuk menahan lapar. Meski banyak yang menjuluki wisatawan ransel ini sebagai turis kere namun sebenarnya banyak dari mereka yang berpendidikan tinggi atau memiliki ekonomi yang mapan serta status sosial yang cukup baik ditengah masyarakat.

Terlihat sebagian diantaranya yang menghabiskan anggaran yang cukup besar seperti untuk menyewa transportasi khusus untuk menempuh lokasi yang sulit didatangi atau menyewa jasa seorang guide profesional yang memang pakar dalam bidang obyek tertentu yang menjadi tujuan seperti situs sejarah dan lainnya.

Tips Backpacker

Jadi pada intinya dapat disimpulkan mereka yang memilih menjadi Backpacker adalah seorang yang independent, memiliki sense of adventure yang tinggi serta ingin merasakan atau melihat segala sesuatu dari sudut pandang yang berbeda. Kebebasan untuk menentukan jalan hidup sendiri adalah filosofi yang dipegang teguh oleh para Backpacking ini.

Jadi tidak ada salahnya untuk berwisata mengunjungi tempat tempat eksotis impian anda sebagai Backpacker. Mungkin anda juga sering menemukan tenan teman wisatawan ransel dari berbagai belahan dunia ketika mengunjungi tempat wisata Jakarta, Bandung, ataupun Bali. Mereka biasanya relatif mudah dikenali dengan cirri khas tas ransel besar serta sikapnya yang lebih open minded dibanding turis lain pada umumnya.

Tags: , , , , , , ,