5 Tempat Wisata Raja Ampat Papua Barat Yang Murah

Tempat Objek Wisata Raja Ampat Papua Barat –  Jika kamu pernah datang ke Raja Ampat, saya jamin kamu bakal sulit melupakan momen-momen saat kamu berada di salah satu Surga pariwisata Indonesia tersebut. Tidak ada yang biasa di Raja Ampat menurut saya, semua luar biasa. Mulai dari gugusan pulau karang di tengah laut, hard coral yang tumbuh melebihi batas air, soft coral yang melambai, dan gua bawah laut, serta airnya yang jernih akan terus terkenang di dalam ingatan kamu. Keindahan Raja Ampat akan membiusmu.

Tetapi jika kamu belum pernah datang ke Raja Ampat, saya rasa tidak ada salahnya jika kamu mengetahui terlebih dahulu ada apa saja di Raja Ampat sana yang membuat bule-bule dari luar negeri berlomba datang untuk menikmati keindahannya, berikut ini, saya sajikan untuk kamu 5 tempat terbaik di Raja Ampat. Berdoalah semoga Tuhan mengirimmu ke 5 Tempat Wisata Raja Ampat Papua Barat Yang Murah ini suatu saat kelak.

Gugusan Kepulauan Raja Ampat Surga Dunia yang ada di Bumi Papua, Indonesia

1. Stasiun Pencucian Pari Manta di Waigeo

Unik ya namanya? hahaha, sebenarnya itu hanyalah sebuah istilah dari tempat aktifitas ikan Pari Manta yang pesolek. Kenapa saya sebut Pari Manta ini sebagai ikan pesolek? Ya karena ikan yang satu ini bisa menghabiskan waktu berjam-jam untuk membersihkan diri. Siapa yang membersihkannya? Kamu? Atau petugas-petugas kebersihan di Waigeo? Tentu bukan. Tapi sepasukan ikan kecil yang seperti petugas pencuci mobil. Setiap selesai membersihkan satu Pari Manta, pasukan ikan kecil ini akan pindah ke Pari Manta lainnya yang sedang mengantri gilirannya untuk dibersihkan.

Stasiun Pencucian Pari Manta di Waigeo

Stasiun Pencucian Pari Manta di Waigeo

Coba saja kamu bayangkan, puluhan ekor ikan Pari Manta yang kebanyakan memiliki lebar lebih dari 5 meter, melayang di atas kepalamu, berputar-putar mengantri untuk dibersihkan pasukan Angelfish yang seperti tidak kenal pamrih dalam menjalankan tugasnya. Pembersihan ini memiliki fungsi untuk menghilangkan parasit yang tumbuh di tubuh mereka dan membersihkan luka agar tidak menjadi infeksi. Menyaksikan adegan Pari Manta membersihkan diri tentu akan menjadi pengalaman unik yang sangat mungkin tidak akan sering kamu alami.

Di Waigeo sendiri, terdapat dua stasiun pencucian. Tapi ingat, kamu harus meminjam tali berkait untuk mengaitkan tubuhmu ke Hardcoral untuk melihat “upacara pembersihan ini” karena kedua tempat ini memiliki arus yang cukup kuat. Kamu butuh guide berpengalaman untuk mengantarmu ke stasiun ini. Jika tidak, Pari Manta ini bisa terganggu lalu kabur.

2. Kepulauan Wayag

Terletak di Desa Waigeo Barat, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat. Untuk menuju Kepulauan Wayag dari Sorong, kamu butuh waktu hingga 6 jam untuk sampai di sana. Perjalanan dilakukan dengan menyewa kapal seharga kurang lebih Rp. 6.000.000,- Tentu sangat menguras kantongmu, tapi kamu tidak akan pernah menyesal begitu sampai di Kepulauan Wayag, karena disanalah Pusat Keindahan Raja Ampat.

Kepulauan Wayag Raja Ampat

Kepulauan Wayag Raja Ampat

Kepulauan Wayag terdiri dari gugusan pulau-pulau kecil. Pulau-pulau kecil tersebut merupakan pulau-pulau karang yang ditumbuhi pepohonan. Saat kamu mengarungi kepulauan ini dengan kapal, pandanganmu akan dipenuhi oleh warna biru kehijauan yang memikat, ikan-ikan yang terlihat sangat jelas di bawah air, dan terumbu karang yang begitu subur hidup di dalam perairan tersebut. Pemandangan di Kepulauan Wayag tentu sangat mempesona.

Satu tempat yang harus kamu kunjungi saat berlibur ke Kepulauan Wayag adalah Pulau Karang, bukan untuk melihat keindahan bawah lautnya, tapi untuk memacu adrenalinmu dengan mendaki ke puncak pulau ini yang memiliki kemiringan hampir 90 derajat. Butuh waktu sekitar 30 menit untuk sampai di puncaknya. Tentu membutuhkan stamina dan fisik yang mumpuni untuk sampai di puncaknya.

Dari puncak tersebut, kamu akan dibius oleh pemandangan Raja Ampat yang mungkin selama ini hanya bisa kamu lihat dari photo-photo di Internet ataupun televisi. Pemandangan Surga khas Raja Ampat akan kamu lihat secara langsung dari puncak Pulau Karang. Jangan lupa untuk membawa kamera terbaikmu dan abadikan momen tersebut.

3. Waitanta

Waitanta adalah tempat selanjutnya yang harus kamu kunjungi saat berada di Raja Ampat. Mengapa? Karena Waitanta adalah rumah dari Kalkun Bruijn Berkepala Merah yang sangat langka tersebut.

Waitanta Raja Ampat Papua

Waitanta Raja Ampat Papua

Pada bulan Maret tahun 1999, dilakukan penelitian besar–besaran untuk menemukan kembali kalkun Bruijn berkepala merah. butuh waktu hampir 2 tahun untuk menemukan tulang belulang kalkun yang hidup di semak-semak ini. Setelah dilakukan penelitian lebih lanjut, diketahuilah bahwa ternyata Kalkun Bruijn Berkepala Merah dengan nama lokal Mangkwap, ternyata masih ada dan belum punah walau jumlahnya sangat sedikit sekali. Kalkun Bruijn Berkepala Merah bisa kamu temukan di Waigeo dan Batanta yang disingkat menjadi Waitanta.

Kini, mimpi dari kebanyakan para ahli unggas adalah melihat secara langsung kalkun kepala merah ini. Foto hasil jepretan sendiri dari Mangkwap adalah sebuah harta karun yang sangat dihargai, dan proses mencarinya adalah sebuah petualangan yang membutuhkan skill khusus. Jika kamu juga ingin masuk ke daftar segelintir orang di dunia ini yang pernah melihat Aepypodius Bruijni alias Kalkun Bruijn Berkepala Merah, datanglah Waitanta dan jadilah orang yang sedikit tersebut.

4. Pulau Salawati

Perairan Salawati adalah saksi dahsyatnya perang dunia ke dua. Di Raja Ampat, terutama di Perairan Salawati, banyak ceceran kapal laut dan pesawat yang tenggelam di perairannya. Sebut saja Shinwa Maru, pesawat P40 dan banyak lagi mesin–mesin korban PD II yang kini tidur selamanya di dasar laut.

Pulau Salawati Raja Ampat

Pulau Salawati Raja Ampat

Setelah dulu menjadi biang kengerian, kini bangkai kapal perang ini menjadi sebuah pemandangan yang indah. Bangkai-bangkai kapal dan pesawat ini menjadi rumah bagi ikan-ikan dan segala keindahan di dalam perairan Salawati.

5. Perairan Pulau Misool

Misool merupakan satu dari empat pulau terbesar di Kepulauan Raja Ampat, Provinsi Papua Barat. Misool berbatasan langsung dengan Laut Seram dan perairan laut lepas yang menjadi jalur lintas hewan besar termasuk paus. kamu bisa menikmati segala keindahan di Pulau Misool tanpa harus membaginya dengan banyak orang. Nyatanya memang pulau-pulau yang tersebar itu sebagian besar tak berpenghuni. Jika diibaratkan, Perairan Misool itu seperti kapling surga kecil dengan taman laut yang indah dan menakjubkan. Di barat dan timurnya membentang sederatan pulau batu karang.

Pulau Misool Papua

Pulau Misool Papua

Yang paling terkenal di Perairan Misool adalah Blue Water Mangrove. Blue Water Mangrove di Misool menjadi terkenal saat seorang jurnalis mengabadikannya dengan kamera bawah air. Di lokasi Blue Water Mangrove, akar–akar pohon bakau bertemu dengan titik dimulainya terumbu karang tumbuh. Bahkan, beberapa pohon bakau pun ditempeli oleh terumbu karang, membuat sebuah pemandangan yang unik.

Di lokasi Blue Water Mangrove jenis ikannya pun menjadi beragam. Mereka yang biasanya hidup di sekitar mangrove bercampur dengan mereka yang biasanya hidup di sekitar terumbu karang. Untuk mendapatkan komposisi foto atas air-bawah air yang memukau, Blue Water Mangrove-lah jawabannya.

Keberadaan surga bawah laut di Misool sudah dapat diidentifikasi bahkan sebelum Anda mencebur ke beningnya air laut yang berwarna turquoise amat menyejukkan mata. Panorama menawan pulau terpencil yang nyaris tak terjamah ini meliputi hamparan laut lepas yang luas dan amat bening, pasir putihnya terhampar sepanjang pesisir pantai dan dikelilingi pepohonan hutan tropis dan mangrove yang hijau permai. Pemandangan menyegarkan ini jelas akan menawan hati siapa pun yang melihatnya apalagi dengan apa yang disembunyikan di bawah perairan lautnya.

Tags: , , , , , , , , , , , ,